> For the complete documentation index, see [llms.txt](https://johanputra.gitbook.io/blog/llms.txt). Markdown versions of documentation pages are available by appending `.md` to page URLs; this page is available as [Markdown](https://johanputra.gitbook.io/blog/learning/linux-file-permission.md).

# Linux File Permission

Di terminal untuk melihat permission dari sebuah file bisa menggunakan perintah `ll` atau `ls -l`

contohnya seperti dibawah ini

```sh
# ls -l
total 4
-rwxrwxr-x 1 johan johan 163 Mei 11 11:59 run.sh
```

untuk rwx- bisa dilihat di gambar penjelasannya seperti apa\
\
setelah permission dijelasakan siapa pemilik dan grub mana yang bisa mengakses\
\
**Pemilik** dari file tersebut 'johan', memiliki izin untuk membaca, menulis, dan menjalankan file

**Grup** yg memiliki izin yang sama 'johan'

**Pengguna lain** hanya memiliki izin untuk menjalankan file\
\
'**163**' ini menunjukan ukuran file dalam byte

'**Mei 11 11:59**' bagian ini menunjukkan tanggal terakhir kali file tersebut dimodifikasi. Dalam kasus ini, file tersebut dimodifikasi pada tanggal 11 Mei pukul 11:59

**run.sh** ini adalah nama file

contoh mengganti grup menggunakan `chmod`&#x20;

```sh
# chown johan:www-data run.sh
# ls -l
total 4
-rwxrwxr-x 1 johan www-data 163 Mei 11 11:59 run.s

# chmod 000 run.sh
# ls -l
total 4
---------- 1 johan www-data 163 Mei 11 11:59 run.sh

# chmod 755 run.sh
# ls -l
total 4
-rwxr-xr-x 1 johan www-data 163 Mei 11 11:59 run.sh
```

saya biasa menggunakan <https://chmod-calculator.com/> untuk mencari berapa pormission nya atau saya ingin mengganti seperti apa

Dalam sistem Linux, setiap file memiliki tiga jenis izin: izin untuk pemilik (owner), izin untuk grup (group), dan izin untuk pengguna lain (others). Izin-izin ini menentukan apa yang dapat dilakukan oleh setiap entitas terhadap file tersebut.

Grup dalam konteks izin file mengacu pada kumpulan pengguna yang memiliki akses yang sama terhadap suatu file. Saat sebuah file dibuat, pengguna yang membuatnya menjadi pemilik default dari file tersebut, dan file tersebut secara otomatis ditetapkan ke grup pengguna yang sama dengan pengguna tersebut.

Jadi, ketika kita melihat atribut file di Linux seperti `-rwxrwxr-x`, bagian kedua (`rwxrwxr-x`) menunjukkan izin untuk pemilik, grup, dan pengguna lainnya, dalam urutan tersebut. Bagian kedua ini dibagi menjadi tiga bagian yang masing-masing mewakili izin untuk pemilik, grup, dan pengguna lainnya.
